Apa yang diisi
| NPWP | Nomor pokok wajib pajak organisasiidentitas, disimpan apa adanya |
|---|---|
| Status PKP | Apakah organisasi Pengusaha Kena Pajak |
| Tarif PPN | Persentase yang dipakai menghitung PPNbawaan 11 persen |
Ke mana angkanya mengalir
Tarif PPN dipakai menghitung nilai pajak sebuah transaksi ketika pajak diaktifkan pada transaksi tersebut. Laporan pajak lalu menjumlahkan pajak pada pemasukan dan pada pengeluaran, lalu menampilkan selisihnya. Mengubah tarif tidak menulis ulang transaksi yang sudah tercatat — nilai pajaknya tersimpan pada transaksi itu sendiri.
Ovrint bukan pengganti konsultan pajak. Angka di sini membantu pembukuan, bukan menentukan kewajiban pajakmu.
Kapan tarifnya dipakai
Pajak tidak dikenakan otomatis pada setiap transaksi. Tarif ini baru dipakai ketika pajak diaktifkan pada transaksi yang bersangkutan, sehingga transaksi yang memang tidak kena pajak tetap tercatat apa adanya. Nilai pajak yang dihitung ikut tersimpan pada transaksi itu — itulah sebabnya mengubah tarif tidak menulis ulang catatan lama, dan itu memang yang diinginkan: laporan bulan lalu harus tetap sama seperti ketika ditutup.
Bila organisasimu belum berstatus PKP, isi bagian ini seperlunya saja. Kolomnya tetap tersedia agar kamu tidak perlu menata ulang apa pun pada hari status itu berubah.
Siapa yang boleh mengubah
Pemilik dan admin. Bukan akuntan: NPWP, status PKP, dan tahun fiskal adalah fakta tentang perusahaan, bukan pekerjaan pembukuan, dan mengubah salah satunya diam-diam mengubah potongan setiap laporan. Akuntan tetap dapat membacanya.
Apakah artikel ini membantu?