Apa Itu Laba Kotor, Laba Bersih, dan Margin?

Laba kotor, laba bersih, dan margin menjawab: setelah semua biaya, berapa yang benar-benar tersisa?

Terakhir diperbarui 30 Juli 2026 6 menit bacaMenengah

Definisi sederhana

Definisi: Laba kotor

Pendapatan dikurangi biaya langsung produk/jasa (HPP). Menunjukkan seberapa untung inti jualanmu.

Definisi: Laba bersih

Laba kotor dikurangi semua biaya lain (operasional, pajak, bunga). Inilah yang benar-benar tersisa.

Definisi: Margin

Laba dinyatakan sebagai persentase dari pendapatan.

Rumus

Laba kotorPendapatan − HPP
Laba bersihLaba kotor − biaya operasional − pajak − bunga
Margin kotor(Laba kotor ÷ Pendapatan) × 100%
Margin bersih(Laba bersih ÷ Pendapatan) × 100%

Contoh nyata

Pendapatan Rp50 juta, HPP Rp30 juta → laba kotor Rp20 juta (margin kotor 40%). Setelah biaya operasional Rp12 juta → laba bersih Rp8 juta (margin bersih 16%).

Kesalahan umum

  • Fokus pada omzet, mengabaikan margin.
  • Lupa memasukkan biaya operasional saat menghitung “untung”.
  • Menaikkan penjualan dengan diskon sampai margin habis.

Hubungan dengan Ovrint

  • Laporan Laba Rugi memisahkan laba kotor dan laba bersih.
  • Analitik menampilkan tren margin antarperiode.
  • Kategori biaya yang rapi membuat perhitungan margin akurat.

Checklist praktis

Poin Penting

  • Pantau margin, bukan cuma omzet.
  • Cari tahu produk margin tertinggi.
  • Jaga diskon agar margin tetap sehat.

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti nasihat profesional dari akuntan, konsultan pajak, atau penasihat keuangan.

Apakah artikel ini membantu?

FAQ

Pertanyaan terkait

Margin berapa yang sehat?

Bergantung industri. Yang lebih penting adalah tren: margin yang stabil atau naik pertanda sehat, margin yang terus turun perlu ditindaklanjuti.

Masih butuh bantuan? Tim kami siap membantu.

Hubungi Dukungan