Definisi sederhana
Definisi: HPP (Harga Pokok Penjualan)
Biaya langsung untuk memperoleh atau membuat barang yang benar-benar terjual dalam suatu periode. Dikenal juga sebagai COGS (Cost of Goods Sold).
Rumus
| HPP | Stok awal + Pembelian − Stok akhir |
|---|---|
| Laba kotor | Pendapatan − HPP |
Contoh nyata
Stok awal Rp5 juta, pembelian bulan ini Rp10 juta, stok akhir Rp3 juta → HPP = 5 + 10 − 3 = Rp12 juta. Jika pendapatan Rp20 juta, laba kotor = Rp8 juta.
Kesalahan umum
- Menghitung semua pembelian sebagai HPP, padahal sebagian masih jadi stok.
- Tidak menghitung stok akhir sehingga margin salah.
- Memasukkan biaya operasional (sewa, gaji admin) ke dalam HPP.
Hubungan dengan Ovrint
- Catat pembelian barang dan biaya langsung pada kategori yang tepat.
- Laporan Laba Rugi memakai HPP untuk menghitung laba kotor.
- Kategori yang rapi membuat margin produk lebih akurat.
Checklist praktis
Poin Penting
- Pisahkan biaya langsung dari operasional.
- Hitung stok akhir secara berkala.
- Gunakan HPP untuk menilai margin per produk.
Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan pengganti nasihat profesional dari akuntan, konsultan pajak, atau penasihat keuangan.
Apakah artikel ini membantu?